Rabu, 29 Februari 2012

Monyong, sayang

Belum apa-apa udah aja tanggal 29 ye. Februari udah mau kelar ini. Aku mau bagi-bagi cerita pas bulan februari ini.
Sesuai dengan judulnya, ya aku mau cerita tentang si Monyong. Hey, tapi bukan monyong, mulutku ya. Itu nama terindah buat kamera ku. Kenapa bisa dikasi nama monyong, ya gara-gara lensanya kan panjang. Jadi ya monyong aja. Ya, oke jadi gini ceritanya. Waktu itu tanggal 3 Februari tepatnya aku mau pulang kampung ke Sangata. Kepulanganku ke Sangata itu tanpa sepengetahuan orang tuaku, ceritanya sok-sok buat surprise gitu. 

Perjalananku hari itu emang bener-bener gak mulus. Pesawatku take off jam 14.20 WIB. Sudah kuperkirakan, dari Malang aku berangkat jam 10.00 WIB dengan menggunakan bis. Tapi gak tau kenapa ya? Kok hari itu, macetnya pol-polan. Aku baru nyampek jalanan apolo itu jam 12-an. Yah, dari situ macetnya sampek Porong. Wes gelisah, aku telfon bee. Kata bee pasti nutut, ya wes tak tinggal tidur aja. Tapi mulut sama tangan gak berhenti dzikiran, hehe.

Akhirnya, aku nyampek tol Porong itu jam 1 siang tepat. Habis gitu nyampek Bungur, aku cepet-cepet turun dari bis. Terus naik bis Damri yang ke Juanda. Aku sempet tanya ke Bapak supirnya, kira-kira waktu saya cukup gak Pak ya buat ke Juanda, penerbangan jam 14.20. Kata bapaknya sih, cukup dek. Bungur-Juanda cuma 25 menit. Aku lega masih bisa nutut.

Eh, kenapa di perjalanan mau ke Juanda ada acara macet lagi sih?? Wes aku gak berhenti lihat jam di tangan. Macet, banyak lampu merahnya lagi. Ya Allah ya Allah...
Akhirnya aku sampek juga di Juanda penerbangan domestik. Aku sampek Juanda kira-kira jam 2 lebih dikit.
Aku langsung check-in. Terus masuk ruang tunggu. Alhamdulillah masih banyak orang di ruang tunggu. Baru aja aku duduk, eh udah dipanggil buat masuk ke pesawat. Alhamdulillah, berarti telat dikit aja aku bisa bambong di Juanda.

Waktu itu, cuacanya agak buruk. Karena berkabut dan berangin, tapi pesawat gak di delay untungnya. Aku sampek Balikpapan jam 16.40 karena perbedaan waktu 1 jam antara Surabaya dan Balikpapan. Sampek di Balikpapan masih ada 6 jam perjalanan darat lagi buat sampek ke rumahku di Sangata. Akhirnya aku memilih naik travel, karena aku gak pernah naik bis di Kalimantan.

Eh, ternyata travel yang biasa aku pesen, baru bisa jemput aku di bandara Sepinggan jam 8 malam WITA. Akhirnya aku batalkan saja dan aku cari travel gelap. Maksudnya travel gelap itu, ya yang ditawari sama calo-calo gitu.
Akhirnya aku dapat travel juga, tapi belum bisa berangkat karena penumpangnya kurang 2 lagi. Akhirnya ada bapak2 yang datang. Kurang 1 penumpang lagi, nah nunggu penumpang 1 ini lama banget. Sampek akhirnya ada bapak-bapak yang ngancem klo gak jalan 10 menit lagi mau dibatalkan naik travel itu. Akhirnya jalan juga deh. Alhamdulillah, makasih ya pak.

Nah, karna tadi aku nunggu penumpang itu lama banget, jadi aku putuskan buat nunggu di luar travel. Aku duduk-duduk di halte gitu sambil makan. Nah di situ monyongku ketinggalan.
Dan begonya aku baru sadar setelah perjalanan sampek Samarinda. Aku kebangun dari tidur, ceritanya sih mau lihat foto-foto pas aku take di dalam pesawat tadi. Tapi setelah aku cari kok yang ada cuma tas isi laptop tok. Terus tas monyong ku mana??
Clingak-clinguk, senter-senter tetep gak ada. Malahan sempet di dalam hati aku bialang, "halah aku mimpi paling". Hehe

Beberapa lama kemudian, pak supir bilang, "ada yang merasa kehilangan?" Aku langsung buru-buru jawab. Ya aku bilang, aku kehilangan tas kamera, yang isinya kamera CANON 550D, HP NOKIA E63, charger HP SAMSUNG, kabel data, sama charger si monyong. Trus aku di suruh hubungin nomor orang yang nemuin barangku yang hilang itu. Katanya besok biar om sopir travel ini yang anter ke rumahku. Ya aku percaya aja. Gak nanya nama orangnya yang nemuin sapa. Gak minta nomor HP supir travelnya juga.

Waktu itu juga di perjalanan, mama udah missed call berpuluh kali. Ternyata mama tau aku pulang dari bee. Tapi tetep telfon mama gak tak angkat. Soalnya males, udah ngantuk banget sih.
Nyampek rumah, om supirnya bilang kalo kamera anaknya hilang ke papa mama ku. Mama mau mintak nomor hape supirnya, tapi keburu pergi.

Ya udah di rumah, papa mama bingung sendiri. Ya aku ceritain, bla bla bla....
Dan mereka memutuskan, besok Nina balik lagi ke bandara cari supir travel-nya.
Hah???? Gila gak kasian apa?? Baru juga dateng jam 3 dini hari, besok jam 8 disuruh ke Balikpapan lagi.
Emang sih, waktu itu nomor bapak-bapak yang nemuin kameraku hilang dengan tidak sengaja di panggilan keluarku. Aku baru tau, kalo di hape samsung elek-ku maksimal 20 panggilan yang bakal tersimpan di panggilan keluar. Dan aku telfon bee berpuluh-puluh kali, tapi gak di angkat-angkat. Ya jadinya nomor paknya hilang... -_-

Akhirnya besok pagi aku balik ke Balikpapan dan di temani mama. Alhamdulillah ya.
Sekitar jam 4 sore, Tommy, adekku telfon ke mama. Katanya kameranya udah dibalikkin sam om-om gitu.
Ya elaaaahhhhhhh... Trus aku sama mama, mau gak mau ya tetep lanjutin perjalanan ke Balikpapan. Naik travel sih, kalo mintak turun waktu itu juga, ya bakal diturunin di hutan-hutan gitu.
But, anyway. Alhamdulillah walaupun aku sama mama "klejingan" (rec: bahasa jawa).
Sampek di bandara Sepinggan aku sama mama malah makan sop buntut andalan di bandara. Hehe

Senin, 27 Februari 2012

Hey, Soul Sister – Train

Heeey heeeey heeeeey

Your lipstick stains on the front lobe of my left side brains
I knew I wouldn’t forget you
And so I went and let you blow my mind
Your sweet moving
The smell of you in every single dream I dream
I knew when we collided you’re the one I have decided
Who’s one of my kind

Hey soul sister, ain’t that mister mister on the radio, stereo
The way you move ain’t fair you know
Hey soul sister, I don’t wanna miss a single thing you do tonight

Heeey heeeey heeeey

Just in time, I’m so glad you have a one track mind le me
You gave my life direction
A game show love connection, we can’t deny
I’m so obsessed
My heart is bound to beat right out my untrimmed chest
I believe in you, like a virgin, you’re Madonna
And I’m always gonna wanna blow your mind

Hey soul sister, ain’t that mister mister on the radio, stereo
The way you move ain’t fair you know
Hey soul sister, I don’t wanna miss a single thing you do tonight

Well you can cut a rug
Watching you is the only drug I need
So gangster, I’m so thug
You’re the only one I’m dreaming of
You see I can be myself now finally
In fact there’s nothing I cant be
I want the world to see you’ll be with me

Hey soul sister, ain’t that mister mister on the radio, stereo
The way you move ain’t fair you know
Hey soul sister, I don’t wanna miss a single thing you do tonight
Hey soul sister, I don’t wanna miss a single thing you do tonight
Heeey heeeey heeeeey (tonight)
Heeey heeeey heeeeey (tonight)

Ugly man



Kenapa kalo lagi jepret orang ini pas lagi makan bakso. Kenapa? Jelek ya, iya emang jelek.
Siapa bilang dia ganteng. Pengennya sih punya cowok ganteng, tapi apa daya dapetnya yang model beginian.
Hahaha -.-

Selasa, 21 Februari 2012

Malaikat Tanpa Sayap


Ini sedikit, ulasan ceritanya:


Film yang diproduseri Starvision itu mengisahkan Vino (Adipati Dolken) yang merasa gelisah dengan hidupnya. Keluarganya yang mapan secara finansial secara tiba-tiba harus menerima kenyataan bahwa mereka bangkrut. Ayahnya (Surya Saputra) tak bisa lagi mempertahankan bisnisnya.

Mereka lantas harus tinggal di rumah kontrakan yang kecil. Lebih parah lagi, ibunya (Kinaryosih) pergi meninggalkan mereka karena tak kuat dengan musibah itu. Adik Vino, Wina, yang masih kecil, terluka karena terjatuh saat hendak mengejar ibunya.


Di tengah kegalauan, Vino bertemu Mura (Maudy Ayunda). Berbeda dengan Vino yang mempertanyakan kehidupan, Mura justru mempertanyakan kematian. Dia menderita kelainan jantung dan divonis akan meninggal jika tidak ditransplantasi.

Pertemuan antara Vino dan Mura itu lantas berlanjut dalam sebuah kisah cinta yang memilukan. Begitu juga hubungan Vino dengan ayahnya dan adiknya. Awalnya, hubungan mereka memang kurang harmonis. Tapi, setelah ditinggal sang ibu, mereka justru mulai memahami satu sama lain.

##
Kalo mau tau gimana kelanjutannya mending cepetan nonton. Filmnya bagus lo!!!


Pilihan Tepat


Pas banget kemaren pas di pesawat laper banget. Mana gak bawa bekal, haha.
Terpaksa gue relain duit Rp 20.000, buat beli Pop Mie rasa Baso sama sebotol Aqua ukuran mini.
Tapi, gak tau kenapa ya?? Kok rasanya pop mie di udara sama di darat beda banget.
Yang di udara itu, bumbunya lebih kerasa. Waktu itu gue makan rasanya nikmat banget.
Gue saranin, mending lo bawa bekal ke udara. Dari pada habisin duit cuma buat beli makan.. -.-
##
True story

Senin, 20 Februari 2012

I'm all about you - Aaron Carter


There’s somethin’ that
I’ve got to say
You’re always with me
Even though, you’re far away
Talkin to you on my cell
Just the sound of your voice
Makes my heart melt
Oh girl, well it’s true


I’m all about you
I’m all about us
No, baby, you never have
To question my love


And every night
There’s a new crowd
But it’s always you
That I’m singing about
There is only one these words
Are going out to
Oh girl, I’m all about you


I know you worry sometimes,
Some other girl will make me forget you’re mine
There’s not a doubt in this world
That anyone could take the
Place of my number one girl


It’s true
I’m all about you
I’m all about us
No, baby, you never have
To question my love


And every night
There’s a new crowd
But it’s always you
That I’m singing about
There is only one these words
Are going out to

Oh girl, I’m all about you

When i close my eyes i can see you
It’s like your right here
And this feeling’s only gettin’ stronger
You’re with me everywhere


I’m all about you
I’m all about us
No, baby, you never have
To question my love

And every night

There’s a new crowd
But it’s always you
That I’m singing about
There is only one these words
Are goin’ out too


Oh girl, I’m all about you
I’m all about you
I’m all about you
I’m all about you
I’m all about you….

On the sky





no editing :3
back to Sangata
Flight with CityLink Airlines