Sabtu, 31 Desember 2011

02.02

Aaaa.
Lagi lagi ada yang kangen kali ini.
Tapi yang ini bikin kaget gak ketulungan orang hidup.

Inget entri ku yang 12:12 kan.
Sekarang 02:02 dan ini angka yang jarang aku dapetin.
Well, the second alphabet is "B" .
So, BIAS miss me! Ayaee

Ih ih, miss you too boy.

happy last day in december 2011

Pagi ini kubiarkan kelopak terbuka menerawang indahnya tahun ini
Ingin cepat pergi meninggalkannya
Tunggu menunggu hingga pagi esok kembali
Ingin tau bagaimana indahnya hari esok
Hari yang akan kulalui lagi
Hari demi hari, jam demi jam, menit demi menit, detik demi detik
Waktu, sebuah ketidakpastian
Ketidakpastian yang besar, waktu
Namun ku senang hidup di 2011


Jumat, 30 Desember 2011

Kamis, 29 Desember 2011

Akhirnya

Akhirnya..
Ya akhirnya aku merindukanmu lagi
Ya akhirnya aku mencarimu lagi

Domino-Jessie J


I’m feeling sexy and free
Like glitters raining on me
Your like a shot of pure gold
I think I’m bout to explode
I can taste the tention like a cloud of smoke in the air
Now I’m breathing like I’m running cause your taking me there
Don’t you know you spin me out of control
We can do this all night
Damn this love is skin tight
Pull me like a bass drum
Sparkin’ up the rhythm
Baby, come on!
Ooh ooh ooh ooh
Rock my world into the sunlight
Make this dream the best I’ve ever known
Dirty dancing in the moonlight
Take me down like I’m a domino
Every second is a highlight
When we touch don’t ever let me go
Dirty dancing in the moonlight
Take me down like I’m a domino
You got me losing my mind
My heart beats out of time
I’m seeing Hollywood stars
You strum me like a guitar
I can taste the tension like a cloud of smoke in the air
Now I’m breathing like I’m running cause your taking me there
Don’t you know you spin me out of control
Ooh ooh ooh ooh
We can do this all night
Damn this love is skin tight
Baby come on
Ooh ooh ooh ooh
Pull me like a bass drum
Sparkin’ up the rhythm
Baby, come on!
Ooh ooh ooh ooh
Rock my world into the sunlight
Make this dream the best I’ve ever known
Dirty dancing in the moonlight
Take me down like I’m a domino
Every second is a highlight
When we touch don’t ever let me go
Dirty dancing in the moonlight
Take me down like I’m a domino
Ooh ooh ooh
Rock my world into the sunlight
Make this dream the best I’ve ever known
Dirty dancing in the moonlight
Take me down like I’m a domino
Every second is a highlight
When we touch don’t ever let me go
Dirty dancing in the moonlight
Take me down like I’m a domino

Rabu, 28 Desember 2011

Artikel Tugas Akhir Bahasa Indonesia


REVITALISASI PENGGUNAAN BAHASA JAWA PADA GENERASI MUDA

TUGAS AKHIR SEMESTER

Sebagai syarat ujian akhir mata kuliah Bahasa Indonesia
yang dibina oleh Bapak Sony Sukmawan, MPd.


Oleh:
NINA DAYU LUTFIYANTI
115020305111007






JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2011
________________________________________________________________________
REVITALISASI PENGGUNAAN BAHASA JAWA PADA GENERASI MUDA

Nina Dayu Lutfiyanti

ABSTRAK

Bahasa sebagai salah satu bagian dari kebudayaan memberikan ciri tertentu yang merupakan rekaman perilaku manusia serta mencerminkan karakter suatu kelompok yang membedakannya dari kelompok lain. Begitu pula dengan bahasa Jawa sebagai bahasa daerah. Globalisasi dapat memancing timbulnya pergeseran bahasa. Oleh sebab itu, merevitalisasi penggunaan bahasa Jawa pada generasi muda dapat dijadikan landasan untuk menampik pegeseran bahasa guna mempertahankan budaya.
Kata Kunci: Bahasa Jawa, minat generasi muda terhadap bahasa Jawa, revitalisasi bahasa Jawa, membangun karakter
PENDAHULUAN
Seperti yang kita ketahui di era globalisasi yang semakin maju ini, bahasa Jawa sebagai bahasa ibu bagi masyarakat Jawa mengalami degradasi fungsional. Itu dapat terlihat dari minimnya penggunaan bahasa Jawa di kalangan remaja dalam kehidupan sehari-hari. Jika ini dibiarkan maka bahasa Jawa akan punah.
Secara tidak langsung, bahasa Jawa mengajarkan kepada generasi muda untuk bersopan santun kepada orang tua dan yang lebih tinggi derajatnya. Hal ini ditunjukkan oleh adanya basa krama alus atau basa krama inggil saat kita berbicara dengan beliau-beliau yang kita segani. Oleh sebab itu, sangatlah tidak terpuji jika para generasi muda menyingkirkan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari. Sekedar harapan apabila melihat pada fakta yang terjadi di kalangan generasi muda saat ini bahwa mereka mulai enggan untuk menggunakan bahasa Jawa dengan baik.
Padahal banyak orang asing terutama dari Eropa yang tertarik untuk mempelajari bahasa Jawa. Orang asing itu mempelajarinya kemudian menuliskannya untuk dijadikan literatur ilmu pengetahuan di negara mereka. Sedangkan di Indonesia, jangankan menulis, membaca saja malas. Padahal tulisan adalah media efektif untuk transformasi di bidang keilmuan.
Tentunya tulisan berhubungan dengan bahasa yang digunakan. Untuk itu, bahasa Jawa harus bisa mentransformasi keilmuan agar tidak ditinggalkan oleh penggunanya.

MINAT GENERASI MUDA TERHADAP BAHASA JAWA
Keengganan generasi muda untuk mendalami bahasa Jawa dikarenakan bahasa Jawa memiliki tingkat kesulitan yang relatif tinggi pada saat dipelajari maupun pada saat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bahasa Jawa dikenal tata cara penggunaan bahasa atau yang dalam bahasa Jawa itu sendiri disebut dengan unggah-ungguh basa atau undhak-usuking basa. Unggah-ungguh basa digunakan seturut dengan: a) siapa yang berbicara (orang pertama), b) siapa yang diajak berbicara (orang kedua),  dan c) siapa yang dibicarakan (orang ketiga). Menurut jenisnya, bahasa Jawa dibagi menjadi 7, yaitu: a) basa kasar, b) basa ngoko lugu, c) basa ngoko andhap, d) basa krama lugu, e) basa madya, f) basa krama inggil, dan g) basa kedaton. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pengunaan jenis-jenis bahasa Jawa:
a)      Basa kasar
Digunakan oleh masyarakat kota dan terutama diucapkan saat diri dalam keadaan tidak stabil (marah), lalu kata-kata yang diucapkan sedikit tidak enak didengar. Dalam bahasa Jawa disebut muring-muring atau misuh.
b)      Basa ngoko lugu
Digunakan dalam percakapan sehari-hari, antara orang yang hubungannya dekat, seperti antarteman atau antarsaudara dalam suasana tidak resmi.
c)      Basa ngoko andhap
Digunakan oleh orang yang lebih muda kepada orang lain yang dituakan dan disegani, seperti kakak, saudara sepupu, kakak kelas, yang memilki hubungan dekat.
d)     Basa krama lugu / basa krama alus
Digunakan oleh orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua, murid kepada guru, bawahan kepada atasan, priyayi kepada priyayi lainnya, teman sebaya yang belum saling kenal.
e)      Basa madya
Digunakan oleh antarsesama yang memiliki hubungan yang sangat dekat dan orang yang seprofesi, antarpenjual misalnya.
f)       Basa krama inggil
Digunakan oleh anak kepada orang tua, siswa kepada guru.


g)      Basa kedhaton
Digunakan di kalangan keraton oleh antarpara sentana abdi dalem ratu.
Selain mengenai kesulitan dalam mempelajari bahasa Jawa yang sesuai dengan unggah-ungguh basa, permasalahan lain yang dihadapi adalah minimnya minat serta pengetahuan generasi muda dalam memberdayakan bahasa Jawa. Sebenarnya, sejak kecil bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa, namun bukan bahasa Jawa yang seharusnya digunakan oleh seorang anak untuk berbicara kepada guru atau orang tuanya. Sejak kecil mereka tidak dibiasakan untuk basa kepada orang yang lebih tua, sehingga saat menginjak usia remaja, mereka kurang mengerti sopan santun dan penerapan unggah-ungguhing basa dalam bahasa Jawa. Padahal jika dipraktikkan sejak kecil, selain memiliki sopan santun, bahasa Jawa juga dapat membantu memperhalus budi pekerti generasi muda.
Hal lain yang membuat kurangnya kemampuan generasi muda berbahasa Jawa adalah minimnya pemberdayaan bahasa Jawa dari pihak menteri pendidikan. Khususnya mengenai aturan penetapan mata pelajaran bahasa Jawa di tingkat Sekolah Dasar (SD). Bahasa Jawa yang seharusnya dijadikan muatan lokal ini malah seakan-akan tersingkirkan. Ini terbukti karena banyak Sekolah Dasar yang muatan lokalnya disisipi dengan pelajaran bahasa Inggris maupun bahasa Arab. Dari para pendidik dan pelajarnya sendiri mungkin merasa mampu dan fasih karena sudah terbiasa berbahasa Jawa sehingga mengutamakan bahasa asing untuk dipelajari lebih mendalam.
Seharusnya sebelum mempelajari bahasa asing, para peserta didik yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar terlebih dahulu mempelajari dan memahami bahasa daerah mereka sendiri khususnya bahasa Jawa. Warga manca negara justru banyak yang tertarik untuk mempelajari bahasa Jawa, dimulai dari bahasa Jawanya, sendra tari, kesenian wayang serta ilmu pendalangan, dan karawitan. Hal tersebut membuktikan bahwa mereka menghargai kebudayaan Indonesia, sedangkan generasi muda Indonesia sendiri justru larut dalam bahasa ala western tanpa menjunjung tinggi bahasa lokal.
Meskipun semangat generasi muda untuk mempelajari dan mendalami bahasa Jawa sudah mulai pudar, namun sesungguhnya masih dapat dijumpai beberapa sarana pemberdayaan bahasa Jawa selain pelajaran di sekolah, yakni kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh suatu perkumpulan budaya yang disebut PERMADANI. Permadani adalah suatu organisasi budaya yang dibentuk dengan landasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta bersifat non-politik dan non-komersial.
Proses pembelajaran, yang dalam bahasa Jawa disebut pawiyatan, pembelajaran di Permadani tidak seperti di sekolah formal. Kegiatan dan pelatihannya khusus mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan bahasa Jawa, seperti panatacara, pamedhar sabda, lomba macapat, lomba medhar sabda, lomba menulis dan membaca huruf Jawa, karawitan, geguritan, macapat, dan berbagai kegiatan kebahasaan lainnya.
Sebagai dasar revitalisasi penggunaan bahasa Jawa yang taat pada kaidah, maka pihak yang menyampaikan sosialisasi harus cakap. Bukan hanya sekedar cakap dalam berbahasa Jawa yang taat kaidah, namun juga cakap membimbing para generasi muda sehingga pada akhirnya para generasi muda juga dapat cakap menggunakan bahasa Jawa taat kaidah baik lisan maupun tulisan.
Apabila sudah dilandasi dengan kecakapan, kemudian diperlukan inovasi untuk menarik minat geberasi muda agar kembali melirik dan mau mengenal lebih dalam hal-hal yang berkaitan dengan bahasa Jawa. Karena saat ini generasi muda senang menggunakan situs jejaring sosial, maka proses penarikan minat generasi muda juga dapat dilakukan melalui situs jejaring sosial. Inovasi lain yang dapat diterapkan adalah menggandeng suatu produk untuk memproduksikan bahasa Jawa. Sebagai contoh, mengadakan kerjasama dengan produsen penghasil permen lokal. Jika sebelumnya sudah ada permen yang bungkusnya berisi kata-kata mutiara, mengapa tidak jika bungkus permen itu diberi tata aturan atau unggah-ungguh bahasa Jawa. Tentu cara ini lebih efektif daripada dengan sosialisasi dalam bentuk seminar yang terkesan membosankan bagi generasi muda.

MEMAKNAI BAHASA JAWA SEBAGAI PEMBANGUN KARAKTER BANGSA
Dalam rangka pembangunan karakter bangsa ada pertanyaan menarik yang perlu diajukan: Adakah sumbangan Jawa untuk pembangunan karakter bangsa? Adakah nilai-nilai yang terkandung dalam bahasa Jawa, sastra dan budaya Jawa yang dapat membangun karakter bangsa?
Nah, tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa dapat dilihat dari seberapa jauh warganya bertindak sesuai dengan norma dan etika yang telah disepakati bersama. Sementara itu masing-masing unsur bangsa yaitu etnis, memiliki sub budaya bangsa yang berkembang ditengah-tengah kehidupan mereka. Bagi masyarakat Jawa, etika biasa disebut dengan pepali, unggah-ungguh, suba sita, tata krama, tata susila, sopan santun, budi pekerti, wulang wuruk, pranatan, pituduh, pitutur, wejangan, wulangan, wursita, wewarah, wedharan, duga prayoga, wewaler, dan pitungkas. Orang Jawa yang hidupnya berhasil jika mendapat empan papan, kalau dapat menempatkan diri dalam unggah-ungguhing basa, kasar alusing rasa, dan jugar genturing tapa.
Kultur Jawa itu memang unik karena semua aturan main yang mengandung norma dan etika itu diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya, melalui proses pembudayaan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat secara terus-menerus dengan berbagai cara. Mulai dari pemberian pengetahuan, pemahaman, praktik langsung, keteladanan, sampai dengan penyampaian melalui bahasa simbolik. Pengawasan itu dilakukan secara ketat oleh orang-orang yang disegani dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat. Apabila ada yang melanggar norma maka orang yang berperan sebagai pengawas cukup memberikan opini terhadap pelanggar. Karena pengaruh mereka cukup besar di lingkngan masyarakat, maka opini dari orang-orang yang disegani tersebut akan menjadi opini umum dan akhirnya menjadi sangsi moral terhadap si pelanggar norma tadi.
Dalam budaya Jawa, sebenarnya banyak sekali filsafat tingkat tinggi yang tersirat didalamnya. Kita sering tidak tahu dan tidak mau mempelajarinya. Kita hanya mengekor dengan mengaku ingin melestarikan, padahal kita sama sekali tidak tahu maksudnya. Contoh: pada adat upacara pengantin Jawa. Pada hiasan rumah harus ada pohon pisang raja, tebu, cengkir (kelapa gading muda), padi, daun beringin, dan janur. Itu semua memiliki makna bukan sekedar pajangan untuk hajatan. Makna simbolis tersebut kurang lebih sebagai berikut:
·         Tebu (antebing kalbu), ini adalah simbol sikap kemantapan atau keteguhan hati kedua mempelai yang satu sama lain merupakan jodoh.
·         Cengkir (kencenging pikir), ini menunjukkan pada suatu ola pemeikiran yang telah mantap, bahwa laki-laki dan perempuan memang jodohnya.
·         Padi, tumbuhan ini merupakan lambang kehidupan pokok masyarakat Jawa, yang sebagian besar hidupnya adalah bertani. Selain itu tumbuhan padi ini dalam kepercayaan Jawa berhubungan dengan Dewi Sri, yang dianggap sebagai dewi rumah tangga atau dewi kesuburan. Melalui lambang ini, orang tua mengharapkan kebahagiaan kepada kedua mempelai.
·         Pisang raja, jenis pisang ini memiliki nilai tertinggi di antara jenis pisang lainnya. Simbol ini menggambarkan pengantin laki-laki yang akan bertemu dengan pengantin wanita, yang menggambarkan pertemuan. Terkadang dilengkapi juga dengan jenis pisang lain, yaitu urutannya: pisang raja, pisang saba, pisang kluthuk, dan pisang emas (pengantin wanita). Lantas, muncullah istilah raja saba kepethuk emas
·         Daun beringin, jenis ini melambangkan keluarga yang dibentuk suami isri diharapkan dapat memberikan pengayoman pada kerabat yang membutuhkan. Sekaligus merupakan peringatan bahwa pada dasarnya mereka itu tidak hidup sendiri dan mereka adalah bagian dari suatu kelompok.
·         Janur, melambangkan ajaran orang tua terhadap kedua mempelai bahwa apabila suatu ketika terjadi suasana yang kurang baik dalam rumah tangga mereka, hendaknya jangan sampai orang diluar keluarganya mengetahuinya.
Orang Jawa tulen masih mengindahkan pajangan rumah bagi yang sedang berhajat seperti di atas. Jika anak cucu mereka ada yang melanggar, orang tua pasti akan berkata, “Ora ilok, Le! Ora ilok, nduk!”. Sebenarnya, ada baiknya juga kegiatan tersebut diikuti. Tetapi karena generasi muda kurang mengerti maknanya, maka ada kecenderunagn mengabaikannya. Mereka malah berkata, “Ngapain pakai janur dan pohon tebu segala? Itu tidak indah! Ganti saja dengan lampion atau pita warna-warni!”
1.      Ora Ilok/ Ora Elok
Kata-kata ora ilok/ ora elok sangat kental dengan nasihat orang tua kepada anaknya atau yang lebih muda. Kata-kata itu sering terucap dari orang-orang tua jika kita melakukan sesuatau yang mereka anggap tidak pantas, misalnya: makan di depan pintu, menyapu di malam hari, potong kuku di malam hari, tidur di depan pintu, anak kecil tidak boleh keluar setelah jam enam sore, dan lain-lain.
Pada dasarnya orang terdahulu mempunyai alasan yang masuk akal yang tidak bisa dinyatakan secara blak-blakkan. Tetapi mereka tidak mau memberitahu alasan tersebut karena tidak mau dibantah dan mereka ingin agar anak mereka menurut untuk tidak melakuakn hal tersebut.
2.      Budi Pekerti
Secara umum budi pekerti berarti moral dan kelakuan yang baik dalam menjalani kehidupan. Ini adalah tuntutan moral yang paling penting untuk orang Jawa tradisional. Budi pekerti adalah induk dari segala etika, tata krama, tata susila, perilaku baik dalam pergaulan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari. Pertama-tama budi pekerti dikenalkan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat luas secara langsung maupun tidak langsung.
Dari pandangan tradisional, budipekerti mulai ditanamkan sejak masa kanak-kanak, baik dirumah maupun disekolah, kemudian berlanjut dalam kehidupan masyarakat. Berperilaku yang baik dalam keluarga amat penting bagi pertumbuhan sikap anak selanjutnya. Dari kecil sudah terbiasa hormat kepada orang tua, misalnya: jalan sedikit membungkuk jika berjalan di depan orang yang lebih tua dan soapan mengucapkan: nuwun sewu (permisi), nderek langkung (perkenankanlah lewat sini).
3.      Bahasa Kromo dan Ngoko
Berperilaku halus dengan sopan, juga berbahasa yang baik untuk menghormati sesama, baik menggunakan bahasa halus (kromo) maupun bahasa biasa (ngoko). Tingkatan bahasa Jawa sebenarnya tidak sulit, karena unggah-ungguh basa (penggunaan bahasa menurut tingkatannya) adalah sopan santun untuk menghormati orang lain.
     Pada dasarnya ada dua tingkatan dalam bahas Jawa, yaitu kromo, bahasa halus dan ngoko, bahasa biasa. Bahasa kromo digunakan untuk menghormati orang yang lebih tua sedangkan basa ngoko digunakan untuk teman sebaya. Semua bahasa yang dipakai dalam dua tingkat bahasa itu berbeda, contoh:
                 Bahasa Indonesia        : Saya mau pergi
                 Kromo                         : Kulo bade kesah
                 Ngoko                         : Aku arep lunga
     Dalam percakapan sehari-hari, orang tua kepada anak memakai bahasa ngoko, anak kepada orang tua memakai bahasa kromo. Dalam pergaulan biasanya terdapat campuran antara kromo dan ngoko dan ini mudah dipraktekkan tapi sulit untuk dinyatakan dalam teori. Orang yang menggunakan bahasa kromo biasanya tidak mungkin berkata kasar, apalagi marah. Karena sulit mengekspresikan amarah jika menggunakan bahasa kromo.

PENUTUPAN
Revitalisasi penggunaan bahasa Jawa diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap bahasa Jawa sebagai bahasa daerah. Apabila sudah mencintai dan merasa memiliki bahasa Jawa sebagai bahasa Ibu masyarakat Jawa, maka dengan sendirinya akan timbul semangat nasionalisme pada diri generasi muda.

DAFTAR PUSTAKA
Sutrisno, Rendy. 2008. Makalah Pengaruh Globalisasi terhadap Eksistensi Kebudayaan Daerah. Rendhi.wordpress.com, 13 Desember 2011
Dinasti, Fistya Evi. 2011. Landasan CINTA sebagai Benteng Penampik Pergeseran Bahasa dalam Upaya Mempertahankan Budaya. Blog.unnes.ac.id, 25 Desember 2011

Selasa, 27 Desember 2011

Tidur apa tugas selesai?

Tidur apa tugas selesai? Ya jelas gue lebih milih tugas selesai meskipun gak tidur. Lagian dari kemaren gue kerjanya tidur terus. Jadi cukuplah buat cadangan begadang sampe pagi, guna membereskan tugas yang membandel ini!
Gue ngalami titik jenuh, sejenuh-jenuhnya. Gue gak mau nyebutin sekarang pukul berapa? Soalnya percuma waktu bakal tetep jalan pas gue lagi nulis entri ini. Waktu itu adalah sebuah ketidakpastian dan ketidakpastian yang sangat besar itu adalah waktu!
Lha kok jadi ngomongin waktu??
Pokoknya, gue bosen ngerjain TUGAS UAS BAHASA INDONESIA!!!!!!!!!

Minggu, 25 Desember 2011

Mie Setan Es Tuyul

Sekarang perut ini serasa terkoyak. Seperti ada seonggok cabe tertimbun di dalamnya. Sakit sakit sekali. Ingin ku buang rasa sakit ini. Tapi tetap tak bisa. Ingin juga ku keluarkan semuanya. Ku keluarkan bersama yang lainnya. Agar rasa sakit ini tidak selalu menghantuiku. Buang, keluarkan!!

Aaaa..
Perut gue sakit! Gara-gara mie setan. Dasar setan tuh mie. Minumnya es tuyul lagi. Gak lega banget sih dasar tuyul!
Bakar!!! Kebakar nih mulut, merah besar mbludak.. Gak mau kempes.

Buat semua temen-temen gue. Ayo main ke Malang, ntar gue ajak lu lu pade ke mie setan apa ke ceker setan!!

Menu:
                  MIE                                          DIMSUM                              MINUMAN                                                                               
  • Level 1: 12 cabe                               Bubur Ayam                            Tuyul
  • Level 2: 25 cabe                               Bubur Ikan                              Genderuwo
  • Level 3: lupa                                     Siomay                                    Sundel Bolong
  • Level 4: lupa                                     dll                                            Kuntilanak
  • Level 5: 60 cabe                                                                              dll

   

Titik hilang

Ku kuburkan cintaku dalam-dalam
Dalam-dalam sekali
Sekali-sekali pun tak apa
Tak apa kau tinggalkan ku
Ku disini terluka bahagia
Bahagia merajalela
Merajalela berserakan
Berserakan ke hati ini
Hati ini titik
Titik ini hati
Hati hilang pergi menghilang
Menghilang jauh
Jauh sekali...

Sabtu, 24 Desember 2011

I got Manusia Setengah Salmon

Hah! Lega, gak jadi kehabisan bukunya Bang Radit.
Belum baca semua sih, masih beberapa halaman. Ntar mau tidur pasti gua baca!!!
Thanks a lot for Nano and Ipan yang udah rela gua titipin buku ini.
Love you!!

 (ahead)

(back)

Sendiri Aku

Sendiri.
Pelangi tak berkasih gerimis
Gerimis tinggalkan pelangi
Lalu ke mana gerimismu pergi?
Pelangi pun tak tau

Sendiri.
Kembang tak berkasih kumbang
Kumbang tinggalkan kembang
Lalu ke mana kumbangmu pergi?
Kembang pun tak tau

Sendiri.
Akupun gelisah
Mencarimu entah ke mana
Haruskah ku mencari sampai ke ambang batas?
Atau aku diam
Di sini, SENDIRI!

Nano juga Miskin!

Gak tau nih, lagi seneng aja sama kata-kata miskin!
Iya soalnya aku sama nano sekarang bener-bener miskin.
Masak tadi pagi kita makan di tempat biasa, FoodCourt termurah sepanjang masa!
Nano mending bawa duit 15ribu lha aku cuma bawa 3ribu!
Itu pun gak cukup buat bayar makan ku. Akhirnya kita sepakat. Aku bayar minum, nano bayar makan!
Hahaha =))

**

Pulang-pulang duitnya sisa SERIBU. Iya 1000rupiah!!!
Ayo siapa yang mau nyumbang makanan buat kita??????????

Krisis Duit

"Ya Allah kirimkan duit pada hambamu yang miskin ini!!"


Itu, doa yang selalu gue panjatkan kepada kehadirat Allah Yang Maha Esa setiap habis sholat!
Belum habis nih bulan Desember, tapi duit gue habis duluan.
Gara-gara "Monyong" nih.
Iya si monyong!! Itu kamera gue. Gue gak tega sih liat rumahnya rusak. Jadi gue beliin rumah yang baru.
Biar rumahnya awet, gue beliin aja yang sekalian bagus.
Tapi ya gini, gue yang bingung! Gimana caranya gue makan???? Oeks#

Mau minta ke papa, sungkan. Padahal bulan ini udah ditambahin duit bulanannya.
Kemana sih duit gue semua. Toeng toeng. #pusing!

Ya Allah, saya janji bakal rajin menabung tahun depan..


Jumat, 23 Desember 2011

Ost. Blog kita sama

Aku baru dari kamar Nano. Trus denger lagunya Price Tag yang di cover sama Maddi Jane.
Aku: No itu ost.nya blog mu??
Nano: Iya
Aku: Itu juga ost.nya blog ku tau no. Coba deh buka blog ku!!!
Nano: Iya, padahal tadi aku punya 2 pilihan. Tapi gak tau kenapa pilih yg ini.
Aku: Huuuu...

Ya wes lah. Sehati berarti..

Rinduku

Hujan. Tolong sisihkan gerimismu untukku
Jangan bawa pergi gerimis malam ini
Biarkan tetap dekat di sini, di ruang rinduku..

Toshiok ku??

Ehm ehm!!
Udah berapa orang yg ngomong kalo nama lepi gue jeleknya gak ketulungan orang mati.
Emang salah ya namanya TOSHIOK???

Adit: Toshiok??? TOSHIba jancOK??
Beity: Jelek banget namanya?? Mending Toshikey apa Toshininkey.

Oeks#
Gak genah semua..
Teganya mereka. Jadi enaknya pakek nama apa nih??

Toshikey : Toshiba keyen
Toshininkey: Toshiba nina okey
Apa tetep Toshiok : Toshiba okok
Apa ditambahin namanya jadi Toshiok Toshikey.
Apa Toshiokninkey.
Apa ToshiToshi .



Hafalan Shalat Delisa

Kemarin malam gue nonton sama Nano film Hafalan Shalat Delisa.
Suatu kisah tentang anak perempuan yang sangat kuat. Dia kehilangan Ummi, 3 saudari kandungnya, dan 1 kaki kanannya. Namun dia tetap bersemangat untuk menjalani kehidupannya...

You must see that movie gals!! Film ini buat mata gue bengkak sebengkak-bengkaknya. Selamat!! Dan sampek sekarang mata gue belum normal.


(liat nih mata gue, ajaib kan?)

Selasa, 20 Desember 2011

Eits, #antigalau

Gue anti yang namanya galau!
Gue lebih pantes disebut "merana" daripada "galau".
Soalnya cerita cinta gue terlihat very ngenes. Susah banget meyakinkan seseorang.
Mau pakek cara apa lagi coba!!
Gue garis bawahi, gue gak sekedar sayang sama lo, gue lebih seneng nyebut kalo lo adalah bagian dari hidup gue. Ah very something deh!!

#alaygaksih?

Lagi-Lagi Hari Selasa

Kan mesti kan.
Hari Selasa bikin sebel kan.

Pertama: Bangun kesiangan
Kedua: Bahasa Indonesia gak kelar-kelar
Ketiga: Akuntansi bikin naik darah
Keempat: Dapet sms gak ngenakin hati
Kelima: Pulang kehujanan
Keenam: Sampek kos kelaperan

**

Tapi paling sebel ya pas lagi nyatet akuntansi.
Tulisannya ibunya, sumpah kecil beud..
Gue kan jadi galau bacanya!
Habis gitu ibunya doain kita bakal ketemu lagi, berarti gak lulus dong!
#ketok jidat and meja
naudzubillah, amit amit jabang bayi gak ketulungan!!!


Senin, 19 Desember 2011

12:12

Tadi aku lihat jam di tangan, pas banget 12:12
Kebiasaan di pondok dulu, kalo lihat jam pas angka kembar gitu berarti ada yang kangen sama kita.
Cara supaya kita tau siapa yang kangen, gampang kok.
Tinggal lihat angka berapa yg kembar.
Kebetulan aku lihat angka 12, hitung aja huruf ke 12 itu apa.
Nah, huruf ke 12 kan "L".

Aku langsung "ting-ting" .
L, berarti Lailiyah Maghfiroh. Bulel kangen aku.
Iya kan kemaren aku lihat entry di blog bulel isinya "kangen with someone".
I know!! She is me, right!!

Wait me bulel. I am going to Jember later!!

Minggu, 18 Desember 2011

Harus Sadar

Sadar gak sih kalo kita ini klop banget. Lihat deh warna baju kita.
Bisa deskripsiin sendiri kan??
Kuni-Nano = Mak-Anak dan mereka bajunya merah-merah pakek skinny jeans.
Ima-Aku = Ibu-Anak Tiri dan kita pakek atasan blue jeanns and pakek rok.
Padahal kita gak janjian lo..
Hidup sehati..





Beauty traktir tante dong!

Sabtu malem kemaren banyak yang nyambang.
Ima sama Kuni, Ipan si beauty pun gak mau kalah...
Akhirnya kita berkumpul di Matos. Gara-gara ada Ipan ya udah kita peres aja duitnya. Dia lagi kebanjiran duit tuh, enak banget!!!

 (rambut petal aja ditutupin, GAYA)

(saking lapernya, lupa foto pas makanan msih utuh)

Dear you

Untuk apa jauh-jauh lagi mencari,
sementara dalam dirimu saja aku sudah menemukan alasan hidup: bahagia bersamamu.

Ini sudah benar dari awal.
Aku mencintaimu tanpa tanda tanya.

Girl Band or 80's






Sabtu, 17 Desember 2011

Graduation Day |story


Hari ini kelas kita CE tampil buat Graduation dengan tema K-Pop.
Sumpah gue stylish banget hari ini . Lihat temen-temen sekelas pada gak dandan jadi sungkan tau.
Tapi hari ini banyak yg gak dateng, kelas kita gak kompak banget. Beda sama kelas lain. Walaupun kelas mereka persiapannya juga kurang, tapi mereka dateng semua jadi kelihatan kompak. Kita??? Udah persiapan kurang banyak yang gak dateng lagi. #kecewa

Counter

 1888 penayangan (Sabtu, 17 Desember 2011) 


Like the count. Love number 8!

Jumat, 16 Desember 2011

Berubah

Rasa sayang ku ke kamu gak bakal berubah sedikit pun.
Kecuali kamu yang ngerubahnya!

What?? Are you kidding me?
"Kecuali kamu yang ngerubahnya". Anda menyindir saya?
Atau anda memang sudah tidak ada rasa lagi??

Akhir-akhir ini anda memang terlihat tidak antusias. Saya merasa, pasti anda pun merasakannya kan?
Bohong, jika anda anggap ini biasa saja. Apa sudah tidak ada kecocokan lagi antara kita??
Sulitkah mempertahankan hubungan ini? Anda yg berubah, apa saya yg membuat anda berubah?
Saya rasa, anda berubah. Berubah karena saya. Dan saya minta anda berubah lagi seperti sedia kala. Karena saya tidak ingin semuanya berubah. #berubah

bubbu update blog berikut


Haha :D terengkyu juga buat Bubbu


bubbu update blog berikut

Rabu, 14 Desember 2011

Someone Like You – Adele


I heard that you’re settled down,
That you found a girl and you’re married now,
I heard that your dreams came true,
Guess she gave you things I didn’t give to you,
Old friend, why are you so shy?
Ain’t like you to hold back or hide from the light,
I hate to turn up out of the blue uninvited,
But I couldn’t stay away, I couldn’t fight it,
I had hoped you’d see my face,
And that you’d be reminded that for me it isn’t over,
Never mind, I’ll find someone like you,
I wish nothing but the best for you, too,
Don’t forget me, I beg,
I remember you said,
“Sometimes it lasts in love,
But sometimes it hurts instead,”
Sometimes it lasts in love,
But sometimes it hurts instead, yeah,
You know how the time flies,
Only yesterday was the time of our lives,
We were born and raised in a summer haze,
Bound by the surprise of our glory days,
I hate to turn up out of the blue uninvited,
But I couldn’t stay away, I couldn’t fight it,
I had hoped you’d see my face,
And that you’d be reminded that for me it isn’t over,
Never mind, I’ll find someone like you,
I wish nothing but the best for you, too,
Don’t forget me, I beg,
I remember you said,
“Sometimes it lasts in love,
But sometimes it hurts instead,”
Nothing compares,
No worries or cares,
Regrets and mistakes, they’re memories made,
Who would have known how bittersweet this would taste?
Nevermind, I’ll find someone like you,
I wish nothing but the best for you,
Don’t forget me, I beg,
I remember you said,
“Sometimes it lasts in love,
But sometimes it hurts instead,”
Nevermind, I’ll find someone like you,
I wish nothing but the best for you, too,
Don’t forget me, I beg,
I remember you said,
“Sometimes it lasts in love,
But sometimes it hurts instead,”
Sometimes it lasts in love,
But sometimes it hurts instead.

Selasa, 13 Desember 2011

Dear..



Asik punya Konde Anyar

Biasa, hari-hari menjadi mahasiswa emang sering galau.
Apalagi tu si Nano, kerjaannya ngajak keluar terus.
Yang bosen di kamar lah, pengen ini, pengen itu, jalan ke sini, jalan ke sana, makan ini, makan itu, sumpek habis ujian/ praktikum, galau habis lihat statusnya someone, wah banyak banget deh !!
#
Malem ini rencana mau nonton PJP dan batal gara-gara telat!
Gak apa yg penting tadi kita dah dapet iket rambut yang selama ini kita cari-cari di Malang.
#asik punya konde

Tuesday

Hari ini hari Selasa dan aku gak suka hari Selasa.
Dari bangun aja udah males-malesan, mandi apa lagi. Kalo telat ya gak mandi.
Sekarang aku males bawa fixie, gak ada temen selain itu capek ngengkol dewe. Lek onok seng gelem ngengkol ne, aku arep. Yak opo? Sopo seng gelem???
Yo iki pisan, pelajaran akuntansi iku jadwal e pas dino Seloso. Mari ngono mulai ne jam setengah sepuluh selesai jam dua belas.
Yak opo gak mumet kon???
Wes gak iso akuntansi, njlimet, durung deg-degan ne lek dikongkon jawab pertanyaan buk e.
Padahal, yo gak susah2 nemen seh pertanyaan e, tapi yo iku buk e rodo serem.


#kosakata Bu Wi***
  • Ya jangan rame
  • Sudah gak usah rame
  • Coba saya ulang lagi ya...
zzzzzzz,
pokok e ibuk e sensitif karo wong rame.
Padahal, selidik punya selidik, kelas kita itu wes sepi ngalahi kuburan. Tapi menurut ibuk e, kita sek rame!
Tapi ibuk e top abis! Gak pelit nilai! Sak jane apik an, cuma gak murah senyum.
Bu Wi*** is the best teacher for me 

#nahan napas


#bukan maksud menggunjing
hanya mengeluarkan keluh kesah

PR akuntansi menyiksa

Jadi gini, kita tuh lagi ngerjain PR akuntansi dari mbak asdos yang harus dikumpulin hari Senin kemarin.
Nah banyak anak-anak yg pada belum selesai.
Ya gini habis kuliah Pengantar Ekonomi langsung let's go pacul ngerjain akun yang menyiksa.
Eh menyiksa bagi aku sih, gak tau lagi mereka!
#garuk tanah




Panca mekar bersinar terang

(Panca Mekar)

(Lampion bersinar terang)

taken 11.12.11
at JP2 and BNS
by Nina Dayu
CANON 550D

White Cliche |3



Red Cliche |2




Brown Cliche |1



Senin, 12 Desember 2011

Secreet Zoo







Sebenernya masih banyak, tapi males ngedit
At Jatim Park 2 (Secreet Zoo)

Petis

What do you think if you see that??
So imyuuut kan.
Aku gak tau itu kucing siapa. Yang pasti dibawa-bawa sama Bee & Ipong waktu kita ketemuan di jembatan SoeHat. Tapi kayaknya kucing si Ipong sih. :)

Lucu banget, nurut juga lagi. Berjenis kelamin wanita. Namanya "Petis" kalo gak salah.
Namanya gak mencerminkan mukanya.
Katanya dinamain petis gara2 bau petis madura. Kan Ipong mantannya Nano. Nano dari Mataram (madura tanah garam), pantesan bawa2 madura. #rahasiaumum

Ralat: Nama asli JIMMY dan berjenis kelamin PRIA. (pantesan si Jimmy seneng banget sama nano, yg punya juga suka sama nano) #eh

PH bangkrut



Sepertinya malam gerhana bulan kali ini kita terlalu berlebihan. Makan dengan enaknya di PH dan menghabiskan 162 ribu.
Thanks, PH meracuniku. PH membuat kita bangkrut.

Bulan setelah gerhana


Magic of Art



My lovely sweater, bought when I live in Surabaya six month ago with Ima
Do you see? There is picture of people Bali dance.
Just in Tunjungan Plasa by egg
Price IDR 180.000

Minggu, 11 Desember 2011

Someday Someway - Michael Learns to Rock


In my search for freedom
and peace of mind
I’ve left the memories behind
Wanna start a new life
but it seems to be rather absurd
when I know the truth
is that I always think of you
Chorus:
Someday someway
together we will be baby
I will take and you will take your time
We’ll wait for our fate
cos’ nobody owns us baby
We can shake we can shake the rock
Try to throw the picture out of my mind
try to leave the memories behind
Here by the ocean
wave’s carry voices from you
Do you know the truth
I am thinking of you too
Chorus:
Someday someway
together we will be baby…
The love we had together
just fades away in time
And now you’ve got your own world
and I guess I’ve got mine
But the passion that you planted
in the middle of my heart
is a passion that will never stop

♥ BB





my brown boot
so eye catching right?
IDR 305.000

Jumat, 09 Desember 2011

heart to heart

CACI AKU MAKI AKU TAPI JANGAN DIAM

Miss you bee

Kangen sama orang di sana
Dari kemaren sms gak dibales, telpon gak diangkat
Sebenernya kenapa sih??
Kalo marah ngomong dong.. #angry

Dear Diary

Bingung akhir-akhir ini hidup gue monoton, standart, balance, kosong
Jadi bingung juga mau entri apaan di blog #galau

Horror #atut

Hari ini Jumat, semalem kan malam Jumat
Ya Allah, kenapa semua TL pada isi setan-setan 
Suer, gue paling gak suka di cekokin cerita begituan
Nah ini TL yg paling gue gak suka!
Baru sekarang berani baca, soalnya sudah pagi :D


 ariefmuhammad 

Wujudnya ibu2. Rambut panjang, muka putih, dan mulutnya selalu senyum. Senyumnya lebar dan sesekali suka merintih
 UB (Un)Official 

Selidik punya selidik kuntilanak itu penunggu sakri yg di kamar mandi bawah. Memang suka gangguin orang sampai ikut ke kostan.